KOTABARU, kalseltoday.com - Pada Minggu 9 Maret 2025, sekitar pukul 22.00 WITA, wilayah hukum Polsek Pamukan Utara dilanda bencana banjir akibat meluapnya Sungai Sengayam. Debit air yang tinggi menyebabkan banjir dengan ketinggian mencapai pinggang orang dewasa, mengakibatkan sejumlah kerusakan dan gangguan akses di daerah tersebut.
Dampak Banjir, sekitar 35 rumah terendam banjir dengan ketinggian air antara 30 cm hingga 80 cm. Selain itu, akses Jalan Trans Kalimantan terhambat dan tidak dapat dilalui sementara hingga banjir surut. Cuaca saat kejadian dilaporkan mendung, memperburuk kondisi yang sudah genting.
Menanggapi situasi ini, Polsek Pamukan Utara segera melakukan langkah-langkah pengamanan untuk memastikan keselamatan warga dan meminimalisir dampak banjir. Tim pengamanan dipimpin oleh Kapolsek Pamukan Utara, IPTU Charles Panggabean, bersama anggotanya, yaitu AIPTU Iwan Fachrudin, AIPDA I Wayan Sebawiguna A.Md, BRIPKA Muhlisin, BRIPDA Angga Permadani, dan BRIPDA Nizar Nor Cahyo.
Saat ini, ketinggian banjir dilaporkan mencapai 90 cm. Tim Polsek Pamukan Utara terus memantau situasi dan siap melaporkan perkembangan lebih lanjut jika ketinggian air meningkat.
Kapolsek Pamukan Utara, IPTU Charles Panggabean, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan siap siaga untuk memberikan bantuan serta pengamanan kepada warga yang terdampak banjir. Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang guna menghindari risiko yang lebih besar.
Informasi lebih lanjut akan disampaikan oleh Polsek Pamukan Utara dalam kesempatan pertama jika terdapat perkembangan terkait kondisi banjir. (Siti Rahmah)
Berita