Pulantan - Menjalin keakraban bersama Ibu-ibu PKK Desa Pulantan, Mahasiswa KKN UIN Antasari Banjarmasin ikut serta dalam pengolahan Rebung menjadi Kripik, Dodol dan Manisan, Jum'at (18/10/2024).
Ibu-ibu PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) Desa Pulantan berhasil menciptakan berbagai olahan rebung yang tidak hanya lezat, tetapi juga kreatif dan inovatif. Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga dan pemanfaatan potensi alam sekitar, kelompok ibu-ibu ini memanfaatkan rebung bambu, salah satu bahan alami yang banyak ditemukan di desa mereka untuk diolah menjadi beragam hidangan khas Desa Pulantan. Hasilnya pun luar biasa berbagai macam olahan rebung berhasil diciptakan, mulai dari dodol rebung, keripik rebung, hingga manisan rebung. Olahan rebung ini diolah apabila ada pesanan dan event yang melibatkan desa pulantan yang mana sekaligus menjadi ajang untuk memperkenalkan produk tersebut ke khalayak umum. Adapun alasan mengapa produk olahan rebung ini diproduksi secara terbatas, karena tanaman rebung merupakan tanaman musiman yang sangat jarang untuk di gunakan sebagai olahan. Dan olahan rebung ini tidak memakai pengawet sehingga masa berlakunya berkisar 1 bulan.
Untuk tempat produksinya sendiri berlokasi di salah satu Rumah Kader Desa Pulantan. Proses pembuatan dodol rebung sendiri sama seperti pembuatan dodol pada umumnya hanya saja pada desa pulantan menggunakan bahan dasar rebung sebagai pembeda dari dodol pada umumnya, tidak hanya dodol saja rebung juga bisa di olah menjadi manisan, yang mana untuk manisan gulanya menggunakan gula aren asli khas warga pulantan untuk manisan ada 2 varian rasa yaitu rasa original dan rasa jahe. Olahan yang ke 3 ialah keripik rebung, yang juga memiliki 2 varian rasa yaitu rasa original dan rasa daun jeruk.
Diharapkan, keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk memanfaatkan potensi alam lokal dan menggali kreativitas dalam mengolah bahan-bahan yang ada. Dengan semangat kebersamaan dan kreativitas, Ibu-Ibu PKK Desa Pulantan telah menunjukkan bahwa dengan ide sederhana namun inovatif, mereka mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memberi kontribusi positif bagi perekonomian desa.
Berita