Banjarmasin - H Meri Apriansyah Kepala Desa di Desa Tatah Mesjid Kabupaten Barito Kuala (Batola) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Tata Kelola Desa dan Peluncuran Aplikasi Sipades se-Kabupaten Barito Kuala.
Bimtek tersebut, merupakan momen penting bagi para Kepala Desa dalam menambah wawasan dan ilmu dalam mengelolaan data aset di desa mereka.
Acara ini diadakan di Hotel Aria Barito Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Rabu (20/11/2024) diikuti oleh 195 desa dengan setiap desa mengirim dua orang perwakilan yaitu kepala desa dan perangkat desa yang menangani aset desa.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang tata kelola desa dan juga memperkenalkan aplikasi Sipades yang dapat membantu dalam mengelola data desa dengan lebih efisien.
Dengan adanya bimbingan teknis ini, diharapkan para Kepala Desa dapat mengimplementasikan praktik-praktik terbaik dalam tata kelola desa mereka.
Menurut, H Meri Apriansyah, kegiatan Bimtek Pengelolaan data hari ini sangat penting yang di laksanakan oleh BKAD (Badan Kerjasama Antar Desa) Kabupaten Barito Kuala.
"Sangat penting dan di perlukan sekali, karena selama ini banyak tidak ada konsekwensinya sebagai aparatur pemerintahan desa menjalankan masalah aset aset yang di daerah desanya," terang H Meri.
Ia pun mengatakan juga, masalah aset desa juga bisa menimbulkan masalah hukum bila tidak di data dengan benar, karena aset desa berksitan dengan aset negara yang juga sangat berkaitan dengan dana desa.
"Nah karena hal tersebut jugalah yang awal mulanya masuk perkara perkara hukum, berkaitan dengan kami kami sebagai Kepala Desa," ungkap kepala Desa Tatah Mesjid ini.
"Dan ulun atas nama Ketua Apdesi Kabupaten Barito Kuala, sangat mengapresiasi dan nendukung kegiatan Bimtek hari ini untuk pembelajaran untuk bekal masa depan pemerintahan desa di Kab.Batola," kata H Meri lagi.
"Paparan Bimtek pun sangat luar biasa, berkaitan dengan aset desa, cara mendaftakan aset, membukukan aset, dan selama 2 tahun ini kita telah bekerjasama denga 'Lawang Sewu' salah satu pengrloka server yang mempunyai kekuatan yang luar biasa melalui online maupun ofline."
"Apa pun yang berkaitan dengan desa itu sudah tercover di server mereka (lawang sewu) secara otomatis aset aset deda sudah terdaftar di sistem online ini sangat luar biasa." Bangganya.
Ini sudah tahun ke 2, insyallah materinya adalah salah satu kegiatan untuk server yang kami pakai adalah lawang sewu, jadi kami tidak lagi mengunakan punya kabupaten,"
Meri menginformasikan ada peserta di 9 kecamatan yang turut berhadir dalam acara Bimtek yang telah di resmikan oleh Kepala PMD Kab.Bstola Pak Azis,.S.Sos.
"Bintek akan di laksanakan dari tanggal 20 hingga tanggal 24 November 2024 nanti "
Dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik, diharapkan kinerja Kepala Desa dalam mengelola desa dapat lebih efektif dan efisien.
Selain itu, peluncuran aplikasi Sipades, diharapkan proses pengelolaan data desa dapat lebih terstruktur dan transparan.
Aplikasi ini dapat membantu Kepala Desa dalam memonitor dan mengelola data desa dengan lebih mudah dan akurat. Dengan demikian, pengambilan keputusan terkait pembangunan desa dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat.
Dengan demikian, kegiatan Bimbingan Teknis Tata Kelola Desa dan Peluncuran Aplikasi Sipades Se-Kabupaten Barito Kuala tahun 2024 merupakan kesempatan emas bagi para Kepala Desa untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka dalam mengelola desa.
Diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini, pembangunan desa di Kabupaten Barito Kuala dapat semakin maju dan berkembang
"Dengan mengikuti Bimtek ini, kita optimis dan tentu bisa mengurangi angka angka Kepala desa yang dapat bermasalah hukum," pungkasnya. (@DW)
Berita